Membudayakan Etika dalam Menulis Artikel
Sebagai seorang
pembaca yang pintar dan bijaksana tentu memahami sebuah tulisan artau sebuah
karya yang ada atau diposting dalam sebuah media massa baik online maupun
tidak, tentunya dapat mebedakan mana tulisan yang original dan tulisan hasil
plagiat. Sevbagai pembaca tentu tidak hanya cukup menerima informasi yang ada
didalamnya melainkan harus mencari tahu daftar pustaka atau sumber referensi
yang di gunakan dalam penyusunan tulisan atau artikel tersebut.
Artikel
adalah karangan pendek, berkisar antara 300 sampai 1.000 kata, yang membahas
tema tertentu yang ditujukan untuk menyampaikan pikiran terhadap sebuah
realitas, baik berupa fakta, atau konsep tertentu.
Teknik-Teknik Penulisan antara lain; Kata pembuka
dan penutup sesuai proporsi. Mengikuti aturan main penulisan sebagai tulisan
ilmiah. Bagian isi (diskusi) lebih dominan dalam tulisan.
Adapun etika seorang penulis yaitu melahirkan
karya orisinal, bukan jiplakan. Sebagai orang terpelajar, mestinya menjaga
kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak
menyesatkan. Menulis secara cermat, teliti, dan tepat. Bertanggung jawab secara
akademis atas tulisannya dan memberi manfaat kepada masyarakat pengguna.
Bicara soal Etika, dalam kata itu terkandung 3
pengertian :
Nilai-nilai/Norma-norma moral yang menjadi
pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah laku.Kumpulan
asas atau nilai moral, misalnya kode etik. Ilmu tentang ‘baik’ atau ‘buruk’.
Secara Etimologi, Etika berasal dari bahasa
Yunani : ETHOS yang artinya WATAK. Sedangkan MORAL berasal dari kata MOS
(bentuk tunggal) atau MORES (jamak) yang artinya KEBIASAAN.
Menurut Prof. DR. Nina W. Syam, M.S, etika
sebagai ilmu sendiri sebenarnya menyelidiki tentang tingkah laku moral yang
dapat didekati melalui 3 cara, yaitu :
1. Etika Deskriptif
Cara melukiskan tingkah laku moral dalam arti
luas. Ia bersifat netral dan hanya memaparkan moralitas yang terdapat pada
individu, kebudayaan, atau subkultur tertentu.
2. Etika Normatif
Mendasarkan pada norma, mempersoalkan apakah
norma bisa diterima seseorang/masyarakat secara kritis, menyangkut apakah
sesuatu itu benar/tidak. Terbagi 2, yaitu Umum dan Khusus.
Umum: menekankan pada tema-tema umum seperti mengapa
norma mengikat? Bagaimana hubungannya antara tanggung jawab dan kebebasan? Dll.
Khusus: upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip
etika umum ke dalam perilaku manusia.
3. Metaetika
Menganalisis logika perbuatan dalam kaitannya
dengan 'baik' atau 'buruk'.
Etika Dalam Menulis Online
12 Butir Kesepakatan Etika Menulis Blog:
1. Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan
Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu
mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.
2. Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu
berkomitmen untuk menulis secara proporsional.
3. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang
mengandung unsur pornografi.
4. Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan
melalui blog masing-masing.
5. Tidak berprasangka dan hanya menulis
berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung
tinggi etika kesopanan dalam menulis.
6. Tidak melakukan spamming melalui kolom
komentar.
7. Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling
menghormati dalam memberikan komentar pada blog yang dikunjungi.
8. Tidak melakukan hack pada website atau blog
lain.
9. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang
mengandung unsur SARA.
10. Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.
11. Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi
dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain.
12. Bersedia meralat informasi yang telah ditulis
dalam blog jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan di
blog.
10
CARA MENULIS
ARTIKEL YANG BAIK
1. Original, karya anda sendiri
Artikel yang baik adalah
artikel original asli dari buah pikiran sang penulis.
2. Format dan bentuk fisik artikel
Format dan bentuk fisik artikel juga memegang peranan
penting dalam menentukan baik buruknya suatu artikel. Jika anda menulis
untuk surat kabar, pasti sudah ditentukan jenis huruf yang harus dipilih,
ukuran huruf,. serta spasi paragraf yang diperlukan. Hal ini berguna
untuk membuat pembaca merasa nyaman dan tidak cepat lelah ketika membaca
artikel anda.
Jika anda memiliki blog dan website pribadi, pastikan desain
artikel anda mudah dibaca. Pilih warna yang kontras, antara background
website dan warna huruf. Pilih bentuk huruf yang mudah dibaca, dan highlight
bagian-bagian yang sekiranya penting bagi para pembaca.
3.
Anda memiliki passion dan keahlian yang berhubungan dengan
artikel yang anda tulis
Untuk membuat artikel yang
bermanfaat dan menghibur, akan lebih mudah apabila anda memiliki passion (ketertarikan)
dan keahlian yang berhubungan dengan topik yang anda tulis.
4. Bermanfaat dan factual
Artikel anda akan dinilai baik
dan lebih cepat populer apabila bermanfaat bagi orang lain. Artikel yang
bermanfaat tidak harus berupa artikel tips, trik, ataupun tutorial.
Artikel bermanfaat adalah artikel yang bisa memberikan informasi valid
kepada para pembaca, atau yang membuat mereka merasa terhibur ketika membaca
tulisan tersebut.
- Referensi yang valid
Saat menulis artikel,
mengaculah pada sumber-sumber yang terpercaya. Contoh, jika anda menulis
artikel tentang kesehatan, pastikan sebelumnya anda sudah melakukan riset di
berbagai majalah kedokteran atau artikel yang ditulis oleh ahli kesehatan.
Jangan sampai artikel yang anda tulis akhirnya justru menyesatkan para
pembaca.
6. Kreatif
Kreativitas memiliki peran
yang sangat penting dalam menulis artikel yang baik. Hal ini membuat
tulisan anda terasa berbeda ketika dibaca, dan tentu saja para pembaca akan
penasaran dan ingin melihat lebih banyak lagi karya-karya sang penulis.
7. Penulisan kata dan tanda baca yang benar
Pastikanlah untuk menulis
artikel dengan ejaan yang benar. Terutama dalam menuliskan nama, cek
ulang apakah anda sudah menuliskannya dengan benar. Pastikan juga anda
menggunakan tanda baca yang benar, seperti penggunaan titik, koma, tanda petik,
tanda seru, dan lain sebagainya. Artikel yang ditulis dengan banyak
kesalahan ejaan akan terkesan sangat tidak profesional dan membuat pengunjung
tidak betah membacanya.
8. Pemilihan judul yang menarik dan memancing
pembaca
Pasti artikel-artikel di
website tersebut memiliki judul yang sangat menarik dan mengundang pembaca
untuk mengunjunginya.
9. Tata bahasa yang formal dan baku
Walaupun bahasa yang digunakan
sederhana dan mudah dipahami, anda juga tetap harus ingat untuk menggunakan
bahasa yang baku. Artinya, gunakanlah kata-kata formal yang terdapat
dalam kamus. Jangan sekalipun menyingkat kata, misalkan kata
"yang" menjadi "yg", "dan" menjadi
"dn", "atau" menjadi "atw", dan sebagainya.
10. Bahasa yang mudah dipahami
Salah satu ciri artikel yang baik adalah penggunaan bahasa
yang mudah dipahami. Jangan membuat artikel dengan bahasa yang
berbelit-belit, dengan berbagai istilah ilmiah dan asing yang membuat pembaca
anda merasa bingung. Pergunakanlah bahasa yang banyak digunakan
sehari-hari dalam percakapan Bahasa Indonesia.
Bahasa yang mudah dipahami akan membuat pembaca merasa betah
menikmati artikel anda. Gunakanlah kalimat-kalimat pendek dengan makna
sejelas mungkin. Tidak perlu untuk mencoba terlihat pintar dengan
menggunakan berbagai istilah sulit.
Sumber
http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2011/06/30/150392/12-butir-etika-menulis-blog
Gafar, Ade. 2012. Kode Etik Penulis dan
Etika Penulisan dalam Artikel Ilmiah.
http://techno.okezone.com/read/2011/06/25/327/472653/membudayakan-etika-dalam-menulis-blog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar