Music

Sabtu, 01 Oktober 2016

#SIP ETIKA MENULIS ARTIKEL ONLINE



Membudayakan Etika dalam Menulis Artikel
Sebagai seorang pembaca yang pintar dan bijaksana tentu memahami sebuah tulisan artau sebuah karya yang ada atau diposting dalam sebuah media massa baik online maupun tidak, tentunya dapat mebedakan mana tulisan yang original dan tulisan hasil plagiat. Sevbagai pembaca tentu tidak hanya cukup menerima informasi yang ada didalamnya melainkan harus mencari tahu daftar pustaka atau sumber referensi yang di gunakan dalam penyusunan tulisan atau artikel tersebut.
Artikel adalah karangan pendek, berkisar antara 300 sampai 1.000 kata, yang membahas tema tertentu yang ditujukan untuk menyampaikan pikiran terhadap sebuah realitas, baik berupa fakta, atau konsep tertentu.
Teknik-Teknik Penulisan antara lain; Kata pembuka dan penutup sesuai proporsi. Mengikuti aturan main penulisan sebagai tulisan ilmiah. Bagian isi (diskusi) lebih dominan dalam tulisan.
Adapun etika seorang penulis yaitu melahirkan karya orisinal, bukan jiplakan. Sebagai orang terpelajar, mestinya menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan. Menulis secara cermat, teliti, dan tepat. Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya dan memberi manfaat kepada masyarakat pengguna.
Bicara soal Etika, dalam kata itu terkandung 3 pengertian :
Nilai-nilai/Norma-norma moral yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah laku.Kumpulan asas atau nilai moral, misalnya kode etik. Ilmu tentang ‘baik’ atau ‘buruk’.
Secara Etimologi, Etika berasal dari bahasa Yunani : ETHOS yang artinya WATAK. Sedangkan MORAL berasal dari kata MOS (bentuk tunggal) atau MORES (jamak) yang artinya KEBIASAAN.
Menurut Prof. DR. Nina W. Syam, M.S, etika sebagai ilmu sendiri sebenarnya menyelidiki tentang tingkah laku moral yang dapat didekati melalui 3 cara, yaitu :
1. Etika Deskriptif
Cara melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas. Ia bersifat netral dan hanya memaparkan moralitas yang terdapat pada individu, kebudayaan, atau subkultur tertentu.
2. Etika Normatif
Mendasarkan pada norma, mempersoalkan apakah norma bisa diterima seseorang/masyarakat secara kritis, menyangkut apakah sesuatu itu benar/tidak. Terbagi 2, yaitu Umum dan Khusus.
Umum: menekankan pada tema-tema umum seperti mengapa norma mengikat? Bagaimana hubungannya antara tanggung jawab dan kebebasan? Dll.
Khusus: upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip etika umum ke dalam perilaku manusia.
3. Metaetika
Menganalisis logika perbuatan dalam kaitannya dengan 'baik' atau 'buruk'.

Etika Dalam Menulis Online
12 Butir Kesepakatan Etika Menulis Blog:  
1. Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.
2. Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional.
3. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi.
4. Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan melalui blog masing-masing.
5. Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis.
6. Tidak melakukan spamming melalui kolom komentar.
7. Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada blog yang dikunjungi.
8. Tidak melakukan hack pada website atau blog lain.
9. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA.
10. Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.
11. Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain.
12. Bersedia meralat informasi yang telah ditulis dalam blog jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan di blog.

10    CARA MENULIS ARTIKEL YANG BAIK
1.      Original, karya anda sendiri
Artikel yang baik adalah artikel original asli dari buah pikiran sang penulis.
2.      Format dan bentuk fisik artikel
Format dan bentuk fisik artikel juga memegang peranan penting dalam menentukan baik buruknya suatu artikel.  Jika anda menulis untuk surat kabar, pasti sudah ditentukan jenis huruf yang harus dipilih, ukuran huruf,. serta spasi paragraf yang diperlukan.  Hal ini berguna untuk membuat pembaca merasa nyaman dan tidak cepat lelah ketika membaca artikel anda.

Jika anda memiliki blog dan website pribadi, pastikan desain artikel anda mudah dibaca.  Pilih warna yang kontras, antara background website dan warna huruf.  Pilih bentuk huruf yang mudah dibaca, dan highlight bagian-bagian yang sekiranya penting bagi para pembaca.
3.      Anda memiliki passion dan keahlian yang berhubungan dengan artikel yang anda tulis
Untuk membuat artikel yang bermanfaat dan menghibur, akan lebih mudah apabila anda memiliki passion (ketertarikan) dan keahlian yang berhubungan dengan topik yang anda tulis.  
4.      Bermanfaat dan factual
Artikel anda akan dinilai baik dan lebih cepat populer apabila bermanfaat bagi orang lain.  Artikel yang bermanfaat tidak harus berupa artikel tips, trik, ataupun tutorial.  Artikel bermanfaat adalah artikel yang bisa memberikan informasi valid kepada para pembaca, atau yang membuat mereka merasa terhibur ketika membaca tulisan tersebut.
  1.  Referensi yang valid
Saat menulis artikel, mengaculah pada sumber-sumber yang terpercaya.  Contoh, jika anda menulis artikel tentang kesehatan, pastikan sebelumnya anda sudah melakukan riset di berbagai majalah kedokteran atau artikel yang ditulis oleh ahli kesehatan.  Jangan sampai artikel yang anda tulis akhirnya justru menyesatkan para pembaca.
6.      Kreatif
Kreativitas memiliki peran yang sangat penting dalam menulis artikel yang baik.  Hal ini membuat tulisan anda terasa berbeda ketika dibaca, dan tentu saja para pembaca akan penasaran dan ingin melihat lebih banyak lagi karya-karya sang penulis.
7.      Penulisan kata dan tanda baca yang benar
Pastikanlah untuk menulis artikel dengan ejaan yang benar.  Terutama dalam menuliskan nama, cek ulang apakah anda sudah menuliskannya dengan benar.  Pastikan juga anda menggunakan tanda baca yang benar, seperti penggunaan titik, koma, tanda petik, tanda seru, dan lain sebagainya.  Artikel yang ditulis dengan banyak kesalahan ejaan akan terkesan sangat tidak profesional dan membuat pengunjung tidak betah membacanya.
8.      Pemilihan judul yang menarik dan memancing pembaca
Pasti artikel-artikel di website tersebut memiliki judul yang sangat menarik dan mengundang pembaca untuk mengunjunginya.
9.      Tata bahasa yang formal dan baku
Walaupun bahasa yang digunakan sederhana dan mudah dipahami, anda juga tetap harus ingat untuk menggunakan bahasa yang baku.  Artinya, gunakanlah kata-kata formal yang terdapat dalam kamus.  Jangan sekalipun menyingkat kata, misalkan kata "yang" menjadi "yg", "dan" menjadi "dn", "atau" menjadi "atw", dan sebagainya.
10.  Bahasa yang mudah dipahami
Salah satu ciri artikel yang baik adalah penggunaan bahasa yang mudah dipahami.  Jangan membuat artikel dengan bahasa yang berbelit-belit, dengan berbagai istilah ilmiah dan asing yang membuat pembaca anda merasa bingung.  Pergunakanlah bahasa yang banyak digunakan sehari-hari dalam percakapan Bahasa Indonesia.

Bahasa yang mudah dipahami akan membuat pembaca merasa betah menikmati artikel anda.  Gunakanlah kalimat-kalimat pendek dengan makna sejelas mungkin.  Tidak perlu untuk mencoba terlihat pintar dengan menggunakan berbagai istilah sulit.


Sumber
http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2011/06/30/150392/12-butir-etika-menulis-blog
Gafar, Ade. 2012. Kode Etik Penulis dan Etika Penulisan dalam Artikel Ilmiah.
http://techno.okezone.com/read/2011/06/25/327/472653/membudayakan-etika-dalam-menulis-blog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar