Music

Minggu, 16 Oktober 2016

#SIP CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM)



SIP Pengertian CBIS

Computer Base Information System adalah Sistem Informasi yang menggunakan komputer. Sistem Informasi berbasis komputer mempunyai arti bahwa komputer mempunyai peran penting dalam sebuah pembangkit informasi. Melalui integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang tepat, berkualitas, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang memerlukannya.



Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer

Sub sistem dari CBIS adalah :
  1. Sistem Informasi Akuntansi
SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain.
SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.

  1. Sistem Informasi Manajemen
Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.

3. Sistem Pendukung Keputusan
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang yang ada.

  1. Automasi Kantor (Virtual Office)
Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan.

  1. Sistem Pakar
Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.

#SIP Evolusi CBIS
Komputer pada dasarnya adalah alat pengolah angka. Pembuatannya sudah ada sejak lama namun dalam bentuk yang lebih sederhana. Begitu pula dengan CBIS sebenarnya merupakan sistem yang sudah lama dikembangkan bahkan sejak jaman sebelum masehi tepatnya 2700 SM. Ketika itu sudah ditemukan sebuh alat mekanik bernama Abacus, yang disusun dari batu koral yang dikaitkan pada kawat, dimana posisi batu koral pada kawat menunjukkan angka digit. Bentuk abacus mirip dengan sempoa. Melalui alat ini seseorang dapat lebih mudah mengkalkulasi sebuah perhitungan, sehingga data dapat segera diolah menjadi informasi. Selanjutnya pengembangan alat-alat hitung terus terjadi dan semakin baik bentuk maupun fungsinya.

  1. Konsep EDP (Electronic Data Processing)
Terbatas untuk aplikasi akuntansi.Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer awal ini adalah pengolahan data elektronik (electronic data processing – EDP).Istilah EDP tidak lagi populer dan disingkat menjadi data processing (DP).Kemudian digunakan istilah SIA (Sistem Informasi Akuntansi) untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan.

  1. CBIS berfokus pada IMS (Information Management System)
Pada tahapan ini, konsep SIM dimulai, dimana dinyatakan bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen.SIM menggunakan data dari sistem pengolahan transaksi bersama dengan data lainnya, untuk diolah menjadi laporan tertentu. SIM sering juga disebut sebagai Management Reporting System (MRS) atau sistem pelaporan manajemen, karena sistem ini menghasilkan berbagai macam laporan untuk kepentingan manajemen, terutama tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan, pengontrolan, dan pengembangan organisasi.
3.      CBIS berfokus pada Komunikasi (Office Automatitation)
Fokus pada aplikasi perkantoran yang disebut otomatisasi kantor (office automation – OA). OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik.Otomatisasi kantor berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconferencing), voice mail, electronic mail, facsimile transmission dan dekstop publishing. Digunakan istilah kantor maya (virtual office) untuk menggambarkan semua aplikasi otomatisasi kantor.

4.      CBIS berfokus pada Konsultasi (Expert System)
Istilah sistem berbasis pengetahuan (knowledge-based systems) digunakan untuk menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah.  Kemunculan konsep Kecerdasan Buatan (artificial intelligence - AI).Bagian dari AI yakni sistem pakar (expert system) menjadi perhatian yang utama.Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area. Misal, sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.


#SIP Lingkup Data CBIS
Hirarki data meliputi bit, byte, ruas (field), cantuman (record), dan berkas (file), yang merupakan unsur-unsur suatu database. Data dapat dikelompokkan menurut hirarki kategori, masing-masing terus meningkat ke yang lebih kompleks. Hirarki penyimpanan data terdiri dari tingkatan data disimpan: bit, byte (karakter), field, record, file, dan database.

Hirarki data dapat diorganisasikan menjadi beberapa level, antara lain sebagai berikut:
1.      Element Data
Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Istilah lain dari elemen data dalam basis data telasional adalah field, kolom, item, dan atribut.

2.      Record
Record adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Istilah lain dari rekaman dalam basis data relasional adalah baris atau tupel.

3.      File
File adalah kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang atribut sama, namun berbeda isinya. Istilah lain dari file dalam basis data relasional adalah berkas, tabel, dan relasi.

Metode Penyimpanan Data,  macam-macam Penyimpanan Sekunder dibagi menjadi dua yaitu:
1.      DASD (Direct Access Storage)
Penyimpanan akses langsung (Direct Access Storage) adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan semua catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan atau secara acak. Contoh: Piringan Magnetic

2.      SASD (Sequential Storage)
Penyimpanan berurutan (Sequential Storage) adalah suatu organisasi atau penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu catatan mengikuti satu catatan lain ke urutan tertentu. Contoh: Pita Magnetik


Metode Pemrosesan Data adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama, pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.

1.      Pemrosesan Batch
Batch processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
Contoh dari penggunaan batch processing adalah e-mail dan transaksi batch processing.

2.      Pemrosesan Online
Online Processing Adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk.
Salah satu contoh penggunaan online processing adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer.

3.      Real time
adalah mekanisme pengontrolan, perekaman data, pemrosesan yang sangat cepat sehinga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama.




Daftar Pustaka
http://www.temukanpengertian.com/2013/07/pengertian-computer-base-information.html
http://megaslides.com/doc/297490/hierarki-data-dan-penyimpanan-sekunder--sasd-and-dasd--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar