Music
Kamis, 30 Oktober 2014
Penghianatan Seorang Sahabat
Punya sahabat itu enak kali yaa bisa bisa curhat seneng susah bareng terus jadi udah kaya sodara sendiri, jadi pengen punya sahabat deh :( . Tapi gak semua sahabat bisa kaya gitu, ada juga sahabat yang nikung kita dari belakang dan rasanya itu sakit banget. gimana gak sakit coba orang inceran sahabatnya aja di ambil bukannya parah namanya. yaa punya sahabat emang ada susahnya ada senengnya yaa tergantung kita sih pilih sahabat tuh yang baik. klo liat mereka jalan ituu sakit padahal dia tau klo gue suka sm dia kenapa dia gak ngerti. dan pada akhirnya gue sm dia tetep temenan baik walaupun gk sedeket ky pada awalnya, komunikasi juga sering sih yaa kita msih sering hangout bareng ko' walaupun dalem hati masih belum menerima tapi yaa mau gimana bagaimanapun dia dulu pernah jadi sahabat lo pernah ngisi waktu buat lo pokoknya sm lo terus deh bagaikan kakak dan adik padahal bukan saudara kandung. jadi berhati-hatilah dalam memilah milih teman apa lagi sahabat. justru kepercayaan itulah ngebuat orang lain mau deket sama lo dan berhati-hati juga kalo bercanda kadang bercandaan juga bisa bikin keretakan antara kedua individu atau individu-individu lainnya. jadi keep solid aja guys :D
CINTA
Klo bicara
soal cinta, memang agak rumit dan susah ditebak datang dan perginya. mungkin
disaat inilah manusia bisa merasakan apa yang mereka rasakan. entah itu rasa
cinta rasa cemburu rasa ego dan mungkin rasa cinta dalam hati. mungkin ini
sudah biasa kali yaa manusia merasakan yang namanya cinta, tp cinta dalam hati
inilah yang berbeda dari cinta yang lainnya. cinta inilah cinta yang memang
benar-benar membuat manusia bikin galau. dan cinta dalam hatilah sebenarnya
rasa cinta yang tulus untuk seseorang, memang yang disukai itu tidak tahu
sebenarnya disitulah arti cinta yang sebenarnya yang tersimpan..
Rabu, 29 Oktober 2014
Aspek Psikologis Individu Pengguna Internet
Aspek Demografis Dari Individu Pengguna Internet Berdasarkan Gender
Kelompok 1
Nama
|
NPM
|
Link
|
Peran
dalam Kelompok
|
Ade Antika S
|
10513125
|
adeantikas.blogspot.com
|
Mencari Referensi
|
Chintia
|
11513892
|
chintiachntia.blogspot.com
|
Mencari Referensi
|
Cindy Puspasari
|
11513928
|
cindypuspa12.blogspot.com
|
Mencari Referensi
|
Gesa Nedian
|
13513690
|
gesanedian13.blogspot.com
|
Mengedit
|
Rinda Athreeani P
|
17513731
|
rindaathreeani.blogspot.com
|
Mencari Referensi
|
Vina Akbarina
|
19513150
|
vinaakbarina.wordpress.com
|
Mencari Referensi
|
Internet merupakan hal yang penting bagi manusia di masa kini. Manusia menggunakan internet dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam ilmu pengetahuan, pendidikan bahkan dalam aspek sosial. Keterkaitan manusia dengan internet sudah sangat mengglobal karena dengan menggunakan internet kita dapat mengakses berbagai situs dari seluruh dunia.
Dalam
internet ada beberapa hal yang mempengaruhi interaksi manusia dan internet
seperti gender, usia dan budaya. Hal-hal ini mungkin terlihat sepele dan tidak
relevan tetapi hal-hal ini memiliki kaitan yang erat dalm interaksi manusia dan
internet.
Dalam kesempatan
ini, kelompok kami akan membahas dari segi gender.
Gender
dalam sosiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan
jenis kelamin individu (seseorang) dan diarahkan pada peran sosial atau
identitasnya dalam masyarakat. WHO memberi
batasan gender sebagai “seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang
dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan, yang dikonstruksi secara sosial,
dalam suatu masyarakat.
Berdasarkan
aspek intensitas penggunaan internet, sebagian besar remaja perkotaan lebih
sering mengakses internet di warnet meskipun di sekolah mereka terdapat
fasilitas internet yang dapat dimanfaatkan secara free (baik di
laboratorium komputer atau perpustakaan sekolah). Frekuensi internet yang
digunakan bagi remaja perkotaan yang sering mengakses internet di rumah
cenderung lebih sering dengan durasi setiap kali mengakses internet lebih lama
dibandingkan dengan remaja perkotaan yang sering mengakses internet di tempat
lainnya, seperti: warnet, sekolah atau wifi area.
Dari jumlah waktu penggunaan internet per bulan
menunjukkan bahwa pada umumnya kalangan remaja di perkotaan yang sering
mengakses internet di rumah termasuk dalam kategori heavy users
(pengguna internet yang menghabiskan waktu lebih dari 40 jam per bulan).
Sedangkan remaja di perkotaan yang sering mengakses internet di warnet dan
memanfaatkan wifi area publik sebagai tempat akses internet mereka
dikategorikan sebagai medium users
(pengguna internet yang menghabiskan waktu antara 10 sampai 40 jam per bulan).
Sementara itu, bagi remaja di perkotaan yang sering mengakses internet dengan
memanfaatkan layanan internet yang tersedia di sekolah menunjukkan bahwa pada
umumnya mereka tergolong sebagai light users(pengguna
internet yang menghabiskan waktu kurang dari 10 jam per bulan).
Kalangan remaja di perkotaan menggunakan internet
untuk untuk empat dimensi kepentingan, yaitu informasi (information utility),
aktivitas kesenangan (leisure/fun
activities), komunikasi (communication),
dan transaksi (transactions).
Pengaruh gender di
internet pada umumnya wanita yang sering bermain dengan internet, misalnya
facebook, twitter dan lain-lain. Wanita selalu memposting lebih banyak daripada
pria, karena wanita terlalu sensitive pada apa yang sedang terjadi dan sangat
emosional. Pada pria lebih cenderung ke forum atau game online. Pria juga
senang berjam-jam untuk melakukan hal itu. Internet juga bisa membuat para pria
terpengaruh oleh fashion jaman sekarang.
Contohnya dari Korea, bisa saja mereka membuat
para pria mengenakan fashion itu, tetapi dari sudut pandang wanita fashion itu
tidak cocok untuk mereka yang pria jantan, contohnya dari gaya rambut. Jaman
sekarang para pria banyak yang mengikuti gaya rambut dari negara luar, padahal
gaya rambut itu membuat mereka terlihat seperti wanita. Semakin berkembangnya
internet dan globalisasi membuat banyak yang pria seakan-akan menjadi wanita
dan wanita seperti pria.
Penelitian yang dilakukan oleh Straub, dkk
menyatakan bahwa wanita lebih banyak memperoleh manfaat dari hadirnya
email. Dengan bertambahnya user wanita berarti adanya pengaruh terhadap
efektifitas penerimaan media pada wanita. David [DAV98a, DAV96] menyatakan
bahwa meningkatnya efektifitas terhadap media mempunyai korelasi yang tinggi
dengan peningkatan manfaat yang diambil (PU). Dari dasar yang telah ada dapat
ditarik hipotesa sementara bahwa wanita akan mendapatkan manfaat yang lebih
tinggi daripada laki-laki dalam sebuah website.
Untuk kemudahan dalam penggunaan website juga
akan dilihat apakah gender pengaruh pada kemampuan seseorang dalam menggunakan
sebuah website. Pada penelitian yang dilakukan oleh Lowe dan Krahn menyebutkan
bahwa wanita memiliki kecemasan yang lebih tinggi daripada laki-laki dalam
menggunakan komputer secara general. Dari dasar yang dijelaskan pada PU, wanita
seharusnya menerima fasilitas yang disediakan oleh internet sehingga dapat
meningkatkan kenyamanan wanita dengan media elektronik.
Referensi :
http://worldalternativeenergy.wordpress.com/2013/11/09/psikologi-dan-internet-dalam-lingkup-intrapersonal-3-aspek-psikologis-dari-individu-pengguna-internet-dan-aspek-demografis-dari-individu-pengguna-internet/
http://id.wikipedia.org/wiki/Gender_(sosial)
library.unej.ac.id
Langganan:
Postingan (Atom)